Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan remaja serta mencegah masalah anemia dan stunting sejak dini, kegiatan Gerakan Aksi Bergizi telah sukses diselenggarakan di SMK Negeri 1 Dukuhturi dengan penuh antusias. Acara yang dikemas edukatif dan interaktif ini dihadiri langsung oleh tim medis dan petugas kesehatan dari Puskesmas Dukuhturi, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, serta civitas akademika Poltekkes Kemenkes Semarang.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, aktif, dan berprestasi. Kegiatan Gerakan Aksi Bergizi diawali sejak pagi hari di lingkungan SMK Negeri 1 Dukuhturi dengan merangkai empat agenda utama:

Rangkaian Kegiatan Aksi Bergizi

  1. Senam Anak Indonesia Hebat. Kemeriahan acara dibuka dengan pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat bersama di lapangan sekolah. Seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Dukuhturi bergerak penuh semangat mengikuti irama musik. Senam ini bertindak sebagai pemanasan sekaligus ajakan untuk membiasakan aktivitas fisik harian demi menjaga kebugaran jasmani.
  2. Sarapan Bergizi Bersama. Usai berolahraga, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama di area sekolah. Para siswa membawa bekal makanan bergizi seimbang. Momen ini menjadi sarana edukasi langsung mengenai pentingnya tidak melewatkan sarapan sebelum memulai aktivitas belajar.
  3. Minum Tablet Tambah Darah (Fe) Bersama. Agenda krusial dari Gerakan Aksi Bergizi adalah aksi minum Tablet Tambah Darah (Fe) secara serentak, khususnya bagi siswi remaja putri SMK Negeri 1 Dukuhturi. Didampingi oleh petugas dari Puskesmas Dukuhturi dan Dinkes Kabupaten Tegal, langkah ini bertujuan untuk mengintervensi pencegahan anemia yang kerap dialami oleh usia remaja, sekaligus sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
  4. Penyuluhan Kesehatan Interaktif. Acara ditutup dengan sesi penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh narasumber dari Puskesmas Dukuhturi, Dinkes Kab. Tegal, dan Poltekkes Semarang. Para ahli memaparkan materi seputar pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), bahaya anemia, hingga peran remaja dalam pencegahan stunting di masa depan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan tingginya antusiasme para siswa.

Melalui terselenggaranya Gerakan Aksi Bergizi di SMK Negeri 1 Dukuhturi ini, diharapkan para siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten di kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antara pihak sekolah, fasilitas kesehatan daerah, dan institusi pendidikan seperti Poltekkes Semarang ini menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebas anemia.

By smekar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *